Tugas Dan Tanggung Jawab ISP

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB ISP

Pertimbangan Layanan Keamanan ISP 
             Masalah keamanan merupakan salah satu aspek penting dari sebuah sistem informasi. William Stalling (2011) menyatakan bahwa security service adalah sebuah proses atau layanan komunikasi yang disediakan oleh sistem untuk memberikan jenis perlindungan tertentu terhadap sumber daya sistem, layanan keamanan menerapkan kebijakan keamanan dan dilaksanakan oleh mekanisme keamanan.
Gambar Bentuk-bentuk Ancaman Keamanan Jaringan Komputer
  • Privacy / Confidentiality 
        Inti utama aspek privacy atau confidentiality adalah usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Contoh confidential information adalah data-data yang sifatnya pribadi (seperti nama, tempat tanggal lahir, social security number, agama, status perkawinan, penyakit yang pernah diderita, nomor kartu kredit, dan sebagainya) merupakan data-data yang ingin diproteksi penggunaan dan penyebarannya.
  • Integrity
        Aspek ini menekankan bahwa informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi. Adanya virus, trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin merupakan contoh masalah yang harus dihadapi.
  • Authentication
          Aspek ini berhubungan dengan metoda untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud, atau server yang kita hubungi adalah betul-betul server yang asli.
  • Availability 
          Aspek availability atau ketersediaan berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan. Sistem informasi yang diserang atau dijebol dapat menghambat atau meniadakan akses ke informasi. Contoh hambatan adalah serangan yang sering disebut dengan "denial of service attack" (DoS attack), dimana server dikirimi permintaan (biasanya palsu) yang bertubi-tubi atau permintaan yang diluar perkiraan sehingga tidak dapat melayani permintaan lain atau bahkan sampai down, hang, crash.
  • Access Control 
          Aspek ini berhubungan dengan cara pengaturan akses kepada informasi.  Hal ini biasanya berhubungan dengan klasifikasi data (public, private, confidential, top secret) & user (guest, admin, top manager, dsb.), mekanisme authentication dan juga privacy.
  • Non-repudiation 
          Aspek ini menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan sebuah transaksi. Sebagai contoh, seseorang yang mengirimkan email untuk memesan barang tidak dapat menyangkal bahwa dia telah mengirimkan email tersebut.
  • Enkripsi Data 
          Di bidang kriptografi, enkripsi adalah proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus.

Peralatan Pengaman Pada ISP
  •  ACL 
          Access Control List adalah pengelompokan paket berdasarkan kategori. Access Control list bisa sangat membantu ketika membutuhkan pengontrolan dalam lalu lintas network.

Jenis-Jenis ACL
      1. Standard ACL
          Standard ACL hanya menggunakan alamat sumber IP di dalam paket IP sebagai kondisi yang ditest.Semua keputusan dibuat berdasarkan alamat IP sumber. Ini artinya, standard ACL pada dasarnya melewatkan atau menolak seluruh paket protocol.
      2. Extended ACL
          Extended ACL bisa mengevaluasi banyak field lain pada header layer 3 dan layer 4 pada paket IP. ACL ini bisa mengevaluasi IP sumber dan tujuan, field protocol dalam network header Network Layer dan nomor port pada Transport Layer.

Jenis Lalu Lintas ACL
      3. Inbound ACL
         Ketika sebauah ACL diterapkan pada paket inbound di sebuah interface, paket tersebut diproses melalui ACL sebelum di-route ke outbound interface. Setiap paket yang ditolak tidak bisa di-route karena paket ini diabaikan sebelum proses routing diabaikan.
      4. Outbond ACL
          Ketika sebuah ACL diterapkan pada paket outbound pada sebuah interface, paket tersebut di-route ke outbound interface dan diproses.
      5. Packet Filtering
          Sistem pada paket filtering merupakan sistem yang digunakan untuk mengontrol keluar, masuknya paket dari antara host yang didalam dan host yang yang diluar tetapi sistem ini melakukannya secara selektif.
      6. Firewall 
         Tembok api atau dinding api adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman.

IDS Intrusion Detection System 
      adalah sebuah aplikasi perangkat lunak atau perangkat keras yang dapat mendeteksi aktivitas yang mencurigakan dalam sebuah sistem atau jaringan. IDS dapat melakukan inspeksi terhadap lalu lintas inbound dan outbound dalam sebuah sistem atau jaringan, melakukan analisis dan mencari bukti dari percobaan intrusi (penyusupan).

Jenis-Jenis IDS :
    1. Network-based Intrusion Detection System (NIDS)
         Semua lalu lintas yang mengalir ke sebuah jaringan akan dianalisis untuk mencari apakah ada percobaan serangan atau penyusupan ke dalam sistem jaringan.
    2. Host-based Intrusion Detection System (HIDS)
        Aktivitas sebuah host jaringan individual akan dipantau apakah terjadi sebuah percobaan serangan atau penyusupan ke dalamnya atau tidak. HIDS seringnya diletakkan pada server-server kritis di jaringan, seperti halnya firewall, web server, atau server yang terkoneksi ke Internet.

IPS Intrusion Prevention System
        Merupakan kombinasi antara fasilitas blocking capabilities dari Firewall dan kedalaman inspeksi paket data dari Intrusion Detection System (IDS). IPS diciptakan pada awal tahun 1990-an untuk memecahkan masalah serangan yang selalu melanda jaringan komputer.

Jenis-jenis IPS
     1. Host-based Intrusion Prevention System Host Based IPS (HIPS)
        Bekerja dengan memaksa sekelompok perangkat lunak fundamental untuk berkovensi secara konstan. Hal ini disebut dengan Application Binary Interface (ABI).
     2. Network Intrusion Prevention System
         Network Based IPS (NIPS), yang juga disebut sebagai In-line proactive protection‖, menahan semua trafik jaringan dan menginspeksi kelakuan dan kode yang mencurigakan. Karena menggunakan in-line model, performansi tinggi merupakan sebuah elemen krusial dari perangkat IPS untuk mencegah terjadinya bottleneck pada jaringan.

Monitoring Dan Pengaturan ISP
      1. Service Level Agreement (SLA)
          SLA adalah kepanjangan dari Service Level Agreement yang biasanya dinotasikan dalam level angka sembilan, yang artinya menunjukan seberapa besar downtime yang mereka toleransi terhadap layanan yang mereka berikan.
      2. SNMP (Simple Network Management Protocol)
          Adalah standar manajemen jaringan pada TCP/IP. Gagasan di balik SNMP adalah bagaimana supaya informasi yang dibutuhkan untuk manajemen jaringan bisa dikirim menggunakan TCP/IP.
      3. Syslog
          Segala kegiatan di sistem UNIX (dan variannya seperti Linux, FreeBSD, Solaris, AIX, HP- UX dan sejenisnya) dapat dicatat.   
      4. Backup dan recovery
          Pengertian backup data adalah memindahkan atau menyalin kumpulan informasi (data) yang tersimpan di dalam hardisk komputer yang biasanya dilakukan dari satu lokasi/perangkat ke lokasi/perangkat lain.

Comments